Gagas Beasiswa ‘Generasi Emas’, Langkah Progresif Polda Malut Diapresiasi DPD IMM

Foto: Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku Utara, M. Taufan Baba

TERNATE,Jhazirahtimur,com — Langkah progresif Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) menuai pujian. Penyiapan program beasiswa “Generasi Emas” yang menggandeng organisasi kepemudaan OKP Cipayung Plus dinilai sebagai bukti nyata kepedulian polri di luar fungsi keamanan dan penegakan hukum.

Apresiasi tinggi ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku Utara, M. Taufan Baba. Menurutnya, program ini merupakan investasi jangka panjang yang krusial bagi masa depan bumi Moloku Kie Raha.

“Kami mengapresiasi langkah Polda Maluku Utara menggagas program Beasiswa Generasi Emas. Ini adalah bentuk kepedulian yang konkret terhadap masa depan generasi muda. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan kualitas masa depan daerah,” ujar Taufan.

Taufan menyoroti tantangan pendidikan saat ini, di mana persoalan biaya dan kesenjangan akses kerap membelenggu potensi anak muda. Banyak pelajar dan mahasiswa berprestasi di Maluku Utara terpaksa mengubur mimpi mereka hanya karena benturan ekonomi.

Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya akurasi sasaran dalam penyaluran beasiswa ini. “Jangan sampai ada anak Maluku Utara yang harus mengubur cita-citanya hanya karena tidak mampu membayar biaya pendidikan. Keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi,” tegasnya.

Keterlibatan Cipayung Plus dalam program ini juga disambut positif oleh DPD IMM Malut. Posisi strategis organisasi kepemudaan diharapkan mampu mengawal jalannya program agar tetap transparan, objektif, dan tepat sasaran.

Lebih dari sekadar bantuan finansial, IMM mendorong agar program “Generasi Emas” bertransformasi menjadi sebuah gerakan pembinaan yang komprehensif. Taufan mengusulkan adanya penguatan kapasitas pemuda melalui:

1 Pelatihan kepemimpinan dan penguatan karakter

2 Literasi digital

3 Kewirausahaan (entrepreneurship

“Kami berharap Generasi Emas bukan hanya menjadi program beasiswa, tetapi menjadi gerakan bersama untuk mencetak generasi Maluku Utara yang berpendidikan, berintegritas, mandiri, dan peduli pada daerahnya. IMM siap berkolaborasi,” tambah Taufan.

Di akhir keterangannya, DPD IMM Malut mendorong Polda Malut dan Cipayung Plus untuk memperluas jaringan kolaborasi ini dengan merangkul pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga elemen masyarakat lainnya.

Bagi kami, arah pembangunan Maluku Utara sudah saatnya bergeser. Pembangunan tidak boleh lagi hanya berorientasi pada fisik dan eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA), melainkan harus mengutamakan peningkatan kualitas manusianya.

“Maluku Utara memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Tetapi itu tidak akan berarti banyak jika tidak dibarengi dengan kualitas SDM yang unggul. Membangun manusia Maluku Utara adalah investasi paling strategis untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia dari tanah Maluku Utara,” pungkas Taufan optimis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *