TERNATE, Jhazirahtimur.com – Di tengah angin segar pertumbuhan ekonomi Maluku Utara, Gubernur Sherly Tjoanda menegaskan kemajuan itu belum sempurna jika belum diimbangi dengan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, ia mengajak Pengurus Wilayah Fatayat NU yang baru saja dilantik untuk bersinergi memperkuat UMKM, koperasi perempuan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Ajakan ini disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah Fatayat NU Maluku Utara yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional di Aula Balai Latihan Kerja Ternate, Kamis (16/7) malam.
Di awal sambutannya, Sherly menyambut gembira kehadiran Wakil Menteri Koperasi RI Farida Faricha yang berkunjung untuk kedua kalinya ke Maluku Utara. “Kehadiran Ibu Wakil Menteri menjadi kehormatan besar sekaligus dorongan semangat bagi kami untuk terus bergerak,” ujarnya.
Ia mengakui Maluku Utara saat ini berada di jajaran provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, namun capaian tersebut belum sepenuhnya menyentuh seluruh lapisan masyarakat. “Ini tugas bersama kita: memastikan kemajuan ini inklusif dan dirasakan oleh semua orang,” katanya.
Di sinilah peran strategis perempuan diharapkan menjadi kunci. “Sebuah daerah tidak akan lebih kuat dari fondasi keluarganya. Ketika kader Fatayat NU kuat dalam iman dan mandiri secara ekonomi, maka akan lahir keluarga yang sejahtera, dan dari sanalah lahir provinsi yang tangguh,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi telah membuka lebar pintu kerja sama, mulai dari penanganan stunting hingga penguatan kapasitas pelaku usaha. Terkait kendala akses permodalan, Sherly menyampaikan kabar gembira: suku bunga program PNM Mekaar kini telah diturunkan dari 24 persen menjadi 9 persen. Program ini kini berjalan di lima kabupaten/kota dan akan diperluas ke seluruh wilayah pada tahun depan.
“Kami siap berkolaborasi sepenuhnya. Semangat dan jangkauan organisasi Ibu-ibu adalah kekuatan besar untuk menggerakkan ekonomi dari tingkat bawah,” ujarnya.
Ia pun berharap pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik tolak lahirnya karya nyata bagi pemberdayaan perempuan.
Dalam acara tersebut, Plt. Ketua Umum PP Fatayat NU Dewi Winarti melantik Mardiah Z. Hanafi sebagai Ketua PW Fatayat NU Maluku Utara. Seminar nasional yang mengusung tema peran koperasi perempuan pun berlangsung dengan menghadirkan Wakil Menteri Koperasi sebagai pembicara utama.
Turut hadir Sekretaris Daerah, Ketua Tanfidziyah PWNU sekaligus Kakanwil Kemenag Maluku Utara, Ketua PW Muslimat NU Rosita Alting, serta berbagai elemen organisasi dan masyarakat.

