Sekda Rizal Marsoly:  BP2RD Ternate Harua Kreatif Untuk Kenaikan PDA.

TERNATE, Jhazirahtimur.com – Dalam program “Rabu Menyapa”, Sekretaris Daerah Rizal Marsaoly langsung mengambil apel di kantor Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate pada Rabu (20/5/2026) pagi.

Ditemani Kepala BP2RD H. Mochtar Hasim, Rizal menekankan bahwa peningkatan kinerja organisasi tidak bisa lepas dari kerja kreatif dan inovatif – terutama dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi tulang punggung pembangunan daerah.

“Capaian saat ini bukan hasil kerja seorang diri, melainkan kerja kolektif, kolaboratif, dan sinergis seluruh jajaran BP2RD. Baik yang sudah mendapat apresiasi maupun yang belum, mari jadikan ini sebagai daya dorong untuk berkarya lebih baik ke depan,” ucapnya.

Sekda mengapresiasi progres kinerja BP2RD yang telah melampaui 30 persen di awal tahun anggaran. Ia optimistis target akhir tahun bisa terlampaui jika sistem dan konsolidasi internal terus diperkuat.

Dalam kesempatan tersebut, Rizal menguraikan empat pilar utama untuk memperkuat PAD:

– Intensifikasi pajak – maksimalkan potensi sumber daya yang sudah ada

– Ekstensifikasi sumber pendapatan – gali peluang baru untuk meningkatkan penerimaan

– Digitalisasi pelayanan – jadikan sebagai kunci untuk meminimalkan kebocoran pendapatan

– Optimalisasi aset daerah – manfaatkan seluruh potensi aset untuk mendongkrak PAD

“Digitalisasi bukan hanya tentang kemudahan pelayanan, tetapi juga untuk memperkuat pengawasan dan mencegah terjadinya kebocoran. Kita juga harus terus berinovasi untuk menemukan sumber PAD baru yang belum tereksplorasi,” tegasnya.

Tak hanya kebijakan, Sekda juga turut menyikapi aspek kedisiplinan dan identitas petugas lapangan. Ia menegaskan pentingnya penggunaan rompi kerja saat melakukan penagihan di lapangan.

“Rompi kerja adalah tanda bahwa mereka yang turun ke lapangan adalah petugas resmi pemerintah. Hal ini penting untuk membedakan dengan oknum yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Kunjungan tersebut ditutup dengan pemberian apresiasi kepada sejumlah pegawai berprestasi. Menurut Rizal, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bentuk dorongan moral agar seluruh jajaran tetap semangat dalam bekerja.

“Semoga BP2RD terus memperkuat konsolidasi internal dan menjaga semangat kerja untuk mencapai target PAD secara maksimal, sesuai dengan arahan pembangunan daerah dalam RPJMD Kota Ternate hingga tahun 2030,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *