HALBAR, JT– Gawat! Dokter se-Puskesmas di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, siap “angkat tangan” Mereka berencana mogok kerja mulai 1 Desember 2025 jika insentif 3 bulan yang dijanjikan Pemkab tak kunjung cair. Pasien di pelosok Halbar terancam tak terlayani
Para dokter, baik PNS maupun non-PNS, mengaku sudah “teriak” ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Halbar, tapi tak ada kejelasan. Kondisi ini bikin semangat kerja merosot tajam. “Sudah tiga bulan kami kerja tanpa insentif. Kalau sampai 1 Desember belum dibayar, kami sepakat mogok!” ungkap seorang dokter Puskesmas yang minta dirahasiakan identitasnya.
Ia mengaku sudah “capek” menuntut insentif. Masalah ini bukan barang baru, tapi terjadi tiap tahun. “Apalagi teman di keuangan bilang insentif baru cair Februari 2026!” gerutunya. Ia juga heran, insentif dokter di rumah sakit sudah cair, kenapa Puskesmas malah “gigit jari”
Hingga berita ini diturunkan, Dinkes dan Pemkab Halbar belum memberikan penjelasan resmi. Masyarakat Halbar khawatir aksi mogok ini akan melumpuhkan pelayanan kesehatan di tingkat dasar. Warga di kecamatan terpencil paling rentan jadi korban.
Apakah Pemkab Halbar akan segera bertindak? Atau masyarakat Halbar harus “gigit jari” karena dokternya mogok? Kita tunggu aksi nyata

